Kucing Bahraini Dilmun atau Kucing Dilmun

Kucing Bahraini Dilmun, seperti namanya kucing ini adalah kucing yang berasal dari Bahrain. Kucing ini telah hidup (telah ada) selama berabad abad yang lalu, karena sudah lama ada maka kucing ini juga disebut dengan kucing Bahrain Kuno, namun panggilan inipun berganti menjadi Dilmun seiring berjalannya waktu.

Bahraini Dilmun termasuk kucing yang kuat, dia berhasil beradaptasi dengan kondisi iklim yang keras di Bahrain. Karena di Bahrain suhu pada musim panas sangat ekstrim maka kucing ini memiliki bulu yang pendek dan telinga yang besar. Pada saat musim panas tiba, kucing ini cenderung menghabiskan waktunya untuk tidur pada siang hari dan melakukan aktivitas pada malam hari.

Kucing Bahraini Dilmun

Umumnya kucing cantik ini tidak begitu dihargai ditanah asalnya, kucing ini bisa hidup dimana saja diberbagai daerah. Dengan banyaknya orang yang memberikan makanan pada kucing ini maka mereka sudah cukup memiliki persediaan makanan. Kucing ini memiliki kepribadian yang luar biasa, karena hal ini maka banyak orang yang awalnya tidak suka dengan kucing menjadi suka atau menghargai kucing.

Bahraini Dilmun adalah kucing yang sangat mudah beradaptasi, inilah kunci dari kelangsungan hidup mereka sampai saat ini. Hal ini terjadi sejak jaman dahulu sampai dengan sekarang, perbedaannya adalah kondisi lingkungan. Untuk sekarang ini banyak bangunan modern yang telah dibangun dan beberapa tempat tradisional sudah tidak ada, jadi kucing ini akan menyesuaikan hidup pada jaman yang modern untuk saat ini. 

Daftar Isi



Sejarah Kucing Bahraini Dilmun

Kucing Bahraini Dilmun adalah kucing yang berasal dari Bahrain, nama Dilmun untuk kucing ini merupakan nama kuno yeng menggambarkan suatu daerah yang berada di sekitar dan di luar pulau bahrain. Kucing ini mungkin adalah kucing Feral (Liar), Semi Feral (Semi Liar) atau jugs termasuk kucing domestik, tetapi jika dibandingkan dengan ras kucing eksprimental maka terdapat persamaan yang berbeda.

Sejarah Bahraini Dilmun

Banyak yang mengatakan bahwa kucing Bahraini Dilmun paling baik untuk dilihat dipagi hari, hal ini terjadi kemungkinan karena dua alasan. Pertama, pada waktu tersebut kondisi suhu lebih dingin di negara yang sangat panas. Kedua, kucing ini termasuk kucing Krepuskular atau kucing yang keluar pada waktu fajar dan senja hari untuk berburu.

Menurut beberapa orang (salah satunya Kathrin Stucki orang yang pernah melakukan perjalanan ke Bahrain dan mengamati kucing ini) kucing Dilmun ini termasuk dalam hibrida (keturunan) dari kucing liar. Bahrain dikelilingi oleh negera tempat ditemukannya serval dan juga kucing hutan pada kedua sisinya.

Meskipun Bahrain adalah negara yang terdiri dari 33 pulau, namun masih ada kemungkinan kucing domestik yang ada pulau pulau tersebut telah melakukan perkawinan dengan kucing liar. Hal ini diperkuat dengan ukuran tubuh kucing ini yang sangat cocok dengan ukuran kucing liar yang telah dijinakkan atau didomestikasi ribuan tahun yang lalu oleh orang Mesir.

Sebagai sebuah pulau, kumpulan kucing hibrida (yang dimaksud domestik yang telah kawin dengan kucing liar) pendiri bisa menghasilkan jenis kucing hibrida lain seiring berjalnnya waktu, hal inilah yang disebut efek pendiri. Meski kucing ini menjadi kucing ras tanpa sertifikat, namun kucing ini adalah jenis yang diakui dan sangat langka diseluruh dunia.



Karakteristik Kucing Bahraini Dilmun

Bahraini Dilmun adalah kucing yang bertubuh besar, panjang dan juga langsing. Kaki kucing ini sangat berotot, cakar bagian depan berbentuk bulat kecil dan kaki belakang kucing ini lebih panjang dari kaki depannya. Pada saat kucing ini memasuki usia dewasa, kucing berkelamin jantan dan betina cenderung memiliki ukuran yang sama.

Kepala kucing ini lebih kecil dibandingkan dengan badannya, hidungnya berukuran sedang dengan profil miring lurus. Dagunya tidak menonjol dengan bentuk wajah yang terkesan terjepit. Telinga Dilmun berukuran sedang hingga besar dan ada rambut diujung telinganya, ketika masih kecil anak kucing Dilmun terlihat seperti kelelawar mini pada bagian telinganya.

Sifat Bahraini Dilmun

Matanya besar, berbentuk almond dan miring kearah telinganya. Warna mata pada kucing ini semuanya bisa diterima kecuali warna biru, hanya kucing Dilmun yang berwarna putih yang memiliki warna mata tersebut. Dilmun memiliki bulu yang mewah, ukurannya pendek, padat dan terlihat segar.

Semua kucing ini pada dasarnya memiliki warna Spotted Tabby, namun warna ini diklarifikasikan menjadi 6 kelompok seperti dibawah ini.

Spotted Tabby

Pola warna ini adalah pola yang paling umum dari kucing ini, seperti warna tabby pada kucing umum lainnya, biasanya pada bagian dahi ada tanda yang berbentuk huruf M.

Putih

Kucing Dilmun ini biasanya lahir dari kucing spotted tabby, sebagian besar anaknya memiliki warna hitam. Anak kucing yang berwarna putih selalu lahir dengan bercak biru kecil di bagian belakang telinga, namun warna ini akan hilang ketika kucing beranjak dewasa.

Tabby and White

Kebanyakan kucing dengan warna ini memiliki pola van di telinga dan ekor, dan memberikan tabby penuh namun tidak pernah putih solid.

Hitam

Meski dikatakan hitam namun warna ini sebenarnya tidak sepenuhnya hitam, warna hitam pada kucing ini akan terlihat memiliki beberapa bintik ketika terkena sinar matahari yang cerah. Mungkin jika catlovers mengetahui warna bengal melanistik atau charcoal, warna ini hampir menyerupai warna tersebut.

Hitam dan Putih

Kucing Dilmun dengan warna ini memiliki pola van Turki di telinga dan juga ekornya, mereka belum pernah terlihat memiliki warna hitam dibagian tubuhnya dengan warna ini.

Tabby Tortie

Warna ini adalah warna yang sangat langka, karena termasuk kedalam warna tortie maka kucing ini tidak memiliki warna putih sama sekali pada tubuhnya.

Dilmun memiliki suara meow yang lemah, namun ketika merasa lapar dia termasuk kucing yang sangat cerewet. Kucing ini adalah pemburu yang handal, karena memang gaya bertahan hidupnya di Bahrain mewajibkan mereka memiliki naluri berburu yang bagus. Meski bukan kucing yang penyayang, namun dia akan selalu ada disamping pemiliknya.

Kucing ini memiliki kemampuan adaptasi yang bagus, dia bisa hidup diberbagai iklim termasuk iklim yang panas. Selain memiliki kemampuan berburu yang baik, kucing ini juga bisa dilatih untuk berburu atau melakukan beberapa trik. Jika kebanyakan kucing selalu takut dengan air, maka Dilmun adalah kebalikannya, kucing ini sangat tertarik dengan air.



Perawatan Kucing Bahraini Dilmun

Bahraini Dilmun adalah kucing yang memiliki bulu berukuran pendek, karena itu kucing ini akan cenderung lebih mudah dirawat daripada kucing dengan bulu yang panjang. Untuk membantu kucing ini merawat bulunya cukup berikan penyisiran atau penyikatan bulu mingguan, hal ini akan membantu membuang bulu mati dan merangsang bulu baru untuk tumbuh kembali.

Dalam pembahasannya tidak ada perawatan khusus yang harus diberikan untuk kucing ini, jadi mungkin untuk masalah perawatan kucing ini hampir sama dengan kucing lain pada umumnya. Lakukan pemotongan kuku atau cakar secara teratur jika memungkinkan, secara umum mandi jarang diperlukan untuk kucing ini.

Perawatan Bahraini Dilmun

Periksa kebersihan telinga setiap minggu, kebersihan telinga kucing perlu dijaga untuk menghindari kucing terkena earmites atau penumpukan kotoran yang beresiko menyebabkan infeksi. Bersihkan telinga kucing dengan hati hati dan jangan sampai membuat telinga kucing terluka, lakukan hingga kucing terbiasa dan menjadi mudah dibersihkan.

Jaga kebersihan gigi kucing untuk mencegah penyakit periodotal (infeksi gusi), bersihkan gigi kucing jika dibutuhkan, hal ini cukup baik daripada tidak melakukannya sama sekali. Karena kucing ini termasuk keturunan kucing liar, maka sesekali berikan makanan yang mengandung daging sebagai selingan, namun untuk makanan harian berikan juga makanan yang mencukupi kebutuhan nutrisi mereka.

Supaya kucing terhindar dari kutu yang bisa menyebabkan beberapa penyakit pada kulit kucing maka berikan obat anti kutu untuk kucing. Obat kutu kucing yang bagus umumnya adalah obat tetes yang diberikan pada tengkuk kucing, obat ini ada berbagai merk, jadi pilihlah dengan bijak dan sesuai kebutuhan. Lakukan pengulangan sebulan sampai dengan 3 bulan sekali untuk hasil yang maksimal.

Vaksinasi untuk kucing juga merupakan hal yang sangat penting, vaksin untuk kucing berguna untuk memberikan daya tahan pada suatu virus yang bisa membahayakan nyawa kucing. Berikan vaksinasi pada kucing secara lengkap, lakukan sejak dini dan jangan lupa untuk mengulangnya setiap tahun.



Kesehatan Kucing Bahraini Dilmun

Informasi mengenai kesehatan kucing ini sangatlah terbatas dan hampir tidak ada yang membahasnya. Sama seperti semua kucing pada umumnya, setiap jenis ras kucing pasti memiliki kemungkinan untuk mengembangkan penyakit yang bersifat genetik atau penyakit keturunan dari kedua induknya, hal ini tentu saja juga bisa dialami oleh kucing Bahraini Dilmun.

Terkait masalah kesehatan yang bersifat genetik tidak ada informasi yang menyebutkan penyakit pada kucing ini dengan jelas. Secara umum kebanyakan kucing yang memiliki garis keturunan liar selalu memiliki kesehatan yang bagus, karena kucing Bahaini Dilmun juga termasuk dalam kucing ini maka kemungkinan besar kucing ini juga memiliki daya tahan yang kuat dan juga tangguh.

Hal tersebut juga bisa dibuktikan dengan adaptasi kucing ini yang luar biasa dengan cuaca yang ekstrim di Bahrain. Negara ini terkenal sangat panas, dan kucing ini tetap bisa hidup dan bahkan berkembang biak. Meski kucing ini keluar pada waktu suhu lebih dingin, namun hal ini termasuk istimewa atau hal yang luar biasa.



Harga Kucing Bahraini Dilmun

Keterangan Biaya Adopsi
Harga Kucing Bahraini Dilmun Import -
Harga Kucing Bahraini Dilmun Lokal -
Harga Kitten Bahraini Dilmun -
Harga Kucing Bahraini Dilmun Dewasa -

Tidak ada informasi mengenai biaya adopsi untuk kucing Bahraini Dilmun di beberapa situs yang membahas tentang kucing ini. Kucing ini tergolong kucing yang langka dan dinegara asalnya kucing ini dianggap sebagai kucing biasa, jadi mungkin jika ingin mengadopsinya bisa langsung membawanya dari tempat penampungan di Bahrain atau pada orang yang memeliharanya. Demikian mengenai kucing Bahraini Dilmun kali ini, semoga informasi ini bisa bermanfaat dan juga bisa menambah wawasan catlovers semuanya.

Belum ada Komentar untuk "Kucing Bahraini Dilmun atau Kucing Dilmun"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel